Review

Wuben T4

oleh Yeni Setiawan di atas Aug 26, 2026

Wuben T4

Saya selalu suka ketika sebuah produsen benar-benar menyatukan kemampuan engineering dan desain mereka, lalu mengeluarkan kreativitas untuk menciptakan produk baru yang menarik. Dan itulah yang akan kita bahas kali ini.

Produk ini datang dari Wuben, sebuah brand yang sudah cukup sering muncul di 1Lumen. Selama beberapa tahun terakhir, mereka telah memperkenalkan sejumlah flashlight yang inovatif dan menarik, seperti X1 berukuran telapak tangan dengan sistem pendingin aktif, hingga A1, yang sejauh ini masih menjadi satu-satunya searchlight 4x SBT90.2 yang benar-benar praktis di pasaran. Saya masih menunggu kompetitor serius untuk yang satu itu—hint hint, Acebeam.

Saya sendiri masih menggunakan Wuben D1. Senter itu pernah terkena oli, jatuh, terbentur, dan dipakai cukup keras, tapi sampai sekarang masih bekerja dengan sangat baik.

Bagaimanapun, pasar flashlight untuk penggunaan taktis maupun duty saat ini sedang sangat panas dan semakin padat. Pilihan tactical atau duty light berukuran 18650 dan 21700 memang sangat banyak. Namun, selain beberapa pengecualian seperti Olight Warrior Nano, pilihan tactical atau duty-ready flashlight berukuran benar-benar compact masih relatif sedikit.

Setidaknya sampai sekarang.

Inilah Wuben T4.

Sebuah flashlight compact berukuran 18350 yang, berkat sejumlah fitur menarik yang dibawanya, mampu masuk ke kategori flashlight untuk penggunaan duty maupun taktis. Jadi, mari kita mulai review-nya.


Apa saja yang ada di dalam paket?

Unit T4 yang saya terima merupakan versi pre-production dan datang dalam kotak kardus polos. Di dalamnya, flashlight dan satu aksesori dibungkus menggunakan bubble wrap. Tentu saja, ini bukan kemasan yang akan Anda dapatkan ketika membeli versi produksi nantinya.

Isi yang saya terima:

  • Wuben T4 flashlight
  • Wuben ABJ1100C 1100 mAh 18350 button-top battery (sudah terpasang di dalam senter)
  • Grip ring

Perlu diingat, ini adalah unit pre-production.

Karena itu, unit yang saya terima belum dilengkapi dengan kemasan produksi, dokumentasi, kabel USB, lanyard, serta dua buah O-ring cadangan.

Grip ring merupakan aksesori opsional, tetapi Wuben berencana menyediakannya dengan harga yang cukup terjangkau, sekitar $10, ketika T4 resmi diluncurkan.

Baterai memiliki isolator dan saat diterima berada pada tegangan 3,71 volt. Senter masih mampu menghasilkan output yang mendekati penuh langsung dari kotaknya. Meski begitu, sebaiknya baterai tetap diisi penuh terlebih dahulu sebelum digunakan agar mendapatkan performa maksimal.

[Foto: Wuben T4 box]

[Foto: Isi paket Wuben T4]


Penggunaan, Build Quality, dan Garansi

Wuben T4 dirancang sebagai flashlight berukuran EDC yang juga siap digunakan untuk kebutuhan duty maupun tactical. Secara konsep, posisinya berada di area yang mirip dengan NEXTORCH TA20.

Karena menggunakan baterai 18350, ukurannya cukup kecil dan mudah masuk ke dalam genggaman tangan. Bobotnya juga ringan sehingga nyaman dibawa sehari-hari. Untuk kebutuhan EDC, ukurannya jelas tidak menjadi masalah.

Body tube memiliki groove pada posisi yang tepat untuk membantu grip. Pelindung charging port juga memiliki elemen bertekstur yang membantu saat digunakan.

Pocket clip-nya dapat dilepas dan bahkan dipasang secara terbalik, meskipun posisi tersebut lebih cocok digunakan untuk menjepitkan senter pada visor topi. Hal ini karena bagian ujung clip memiliki celah yang cukup besar.

Clip dapat dilepas dengan mudah, tetapi tetap terasa sangat aman ketika terpasang. Secara visual, clip ini juga terlihat menarik dengan finishing PVD glossy bergradasi biru. Meski demikian, tampilannya mungkin terasa sedikit tidak selaras dengan tema tactical pada senter ini bagi sebagian orang.

Grip ring yang disertakan dipasang dengan cara diselipkan melalui bagian belakang body tube dan kemudian dikunci oleh tailcap. Materialnya terlihat seperti nylon yang diperkuat serat kaca. Ring ini memiliki dua relief groove untuk menyesuaikan posisi bagian belakang pocket clip, sehingga pocket clip tetap bisa digunakan meskipun grip ring terpasang.

Sebuah detail yang cukup menarik.

Di bagian atas ring terdapat ujung pemecah kaca berbahan carbide yang dipasang pada dudukan baja. Fitur ini dapat digunakan untuk situasi darurat, misalnya memecahkan kaca, atau sebagai alat bantu dalam situasi self-defense untuk pain compliance. Sebuah fitur yang cukup masuk akal untuk flashlight yang ditujukan bagi penggunaan taktis atau duty.

Bagaimana soal handling?

Sangat baik di berbagai posisi grip. Ukurannya yang compact membuat senter mudah dimanuver dan secara alami mudah diarahkan ke target. Dengan grip ring terpasang—selain memberikan fungsi tambahan untuk self-defense dan rescue—pengguna juga mendapatkan kontrol yang lebih baik saat mengoperasikan senter dengan satu tangan, termasuk ketika digunakan bersamaan dengan handgun.

Untuk sistem switch, T4 menggunakan satu mechanical clicky switch di bagian belakang. Wuben menyebutnya sebagai reverse clicky, tetapi perilakunya sebenarnya memiliki karakteristik gabungan antara reverse dan forward switch.

Kita akan membahas lebih lanjut mengenai hal tersebut di bagian UI.

Switch-nya sendiri terasa baik, dengan boot yang cukup menonjol dan klik yang solid. Pengoperasian menggunakan sarung tangan seharusnya juga tidak menjadi masalah.

Tailcap juga memiliki rotary selector bawaan untuk memilih mode pencahayaan. Pengguna cukup menarik bagian tailcap ke atas untuk membuka kuncinya, lalu memutarnya hingga sekitar 70 derajat ke kiri atau kanan untuk memilih salah satu dari tiga mode yang tersedia.

Selector tersebut kemudian akan masuk dan terkunci pada posisi detent untuk setiap mode, sehingga mengurangi kemungkinan mode bergeser secara tidak sengaja.

Namun, unit sampel saya tampaknya sudah cukup aus. Terkadang ring tidak sepenuhnya masuk ke posisi duduknya dan dapat berputar sendiri.

Saya yakin unit produksi nantinya tidak akan memiliki masalah seperti ini.

T4 juga dilengkapi dengan onboard charging. Charging port dilindungi sepenuhnya oleh sebuah shroud yang dapat dibuka dengan cara diputar, mirip seperti sistem pada Fenix TK20R V2 dan Olight Warrior X4.

Menurut saya, sistem seperti ini jauh lebih baik dibandingkan penutup karet tekan biasa maupun magnetic charging. Saya senang melihat solusi seperti ini diterapkan karena dapat meningkatkan durabilitas sekaligus perlindungan terhadap masuknya debu dan air.

Penutup karet dapat robek, terlepas, terbuka secara tidak sengaja, atau aus seiring waktu. Sementara itu, cover pada T4 tidak terikat pada body setelah dibuka sepenuhnya, sehingga akan menggantung ketika dibuka.

Satu hal yang perlu dicatat: T4 tidak dapat berdiri tegak di atas tailcap.


Secara keseluruhan, build quality dari semua Wuben yang pernah saya gunakan selalu sangat baik dari sisi fit dan finishing, dan T4 juga mempertahankan standar tersebut.

Bahkan, T4 terasa sedikit lebih rapi dan lebih refined dibandingkan beberapa Wuben kelas bawah yang pernah saya miliki.

Harga resminya memang belum diumumkan saat review ini dilakukan, tetapi saya memperkirakan T4 akan berada di kisaran $60.

Tidak ada masalah quality control besar yang perlu dilaporkan. Semua bagian terlihat sejajar dengan baik. Bahkan tulisan pada charging port sejajar dengan tulisan “Wuben T4” pada bezel.

Bezel menjadi satu-satunya pengecualian karena memiliki beberapa sudut yang terasa cukup tegas, sementara bagian-bagian lainnya memiliki tepi yang lebih halus dan membulat.

Untuk pilihan warna anodizing, tersedia dua opsi:

  • Black
  • OD Green (Olive Drab)

Finishing-nya dipasarkan sebagai “military grade”, meskipun istilah tersebut sendiri cukup luas dan tidak menjelaskan spesifikasi pastinya. Kemungkinan besar menggunakan jenis anodizing seperti Type III Hard Anodizing, dan hasil finishing-nya terlihat cukup baik.

Permukaannya tidak terlalu glossy, lebih mengarah ke matte. Yang lebih penting, finishing tersebut terasa sangat tahan lama. Saya beberapa kali melepas dan memasang kembali pocket clip, dan proses tersebut tidak memberikan dampak berarti pada permukaan anodizing.

Menariknya, T4 menggunakan dua jenis aluminium alloy yang berbeda, tergantung warna.

Versi Black menggunakan aluminium 6061, sedangkan versi OD Green dibuat menggunakan aluminium 7075, alloy yang memiliki kekuatan dan ketahanan lebih tinggi.

Aluminium 7075 lebih kuat dan lebih tahan terhadap benturan atau penggunaan keras. Karena kekuatannya lebih tinggi, material yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat kekuatan tertentu juga bisa lebih sedikit, sehingga secara teori dapat membantu mengurangi bobot.

Karena unit ini masih merupakan versi pre-production, terdapat beberapa ketidaksempurnaan pada finishing.

Tulisan atau engraving pada selector tailcap terlihat sedikit aus dan kurang mudah dibaca kecuali terkena cahaya dari sudut tertentu.

Selain itu, label pada selector tailcap juga tampaknya salah. Posisi yang diberi label “Lock” sebenarnya adalah mode “TAC”, sedangkan posisi yang diberi label “TAC” justru berfungsi sebagai Lock.

Terdapat juga beberapa bekas tooling atau mold pada isolator plastik di bagian belakang driver serta PCB tailcap. Namun, karena lokasinya berada di bagian internal, hal tersebut praktis tidak terlihat saat digunakan.

Di dalamnya terdapat satu spring pada bagian tailcap dan sebuah kontak solid pada sisi driver.

Menurut saya, Wuben sebaiknya mempertimbangkan untuk menambahkan spring pada bagian driver juga, karena hal tersebut dapat membantu meningkatkan durabilitas dan reliabilitas ketika flashlight mengalami benturan atau penggunaan keras.

Thread pada tailcap dan charging cover menggunakan model rectangular thread, sepenuhnya dianodisasi, dan memiliki pelumas yang cukup. Pergerakannya terasa sangat halus.

Untuk sealing, tersedia:

  • Dua O-ring pada charging port, di bagian atas dan bawah
  • Satu O-ring pada tailcap

Kemungkinan besar beberapa bagian lainnya juga direkatkan secara permanen. Wuben memberikan T4 rating IP68, yang merupakan salah satu tingkat perlindungan tertinggi terhadap debu dan air untuk sebuah flashlight.

Secara keseluruhan, dari sisi konstruksi dan build quality, Wuben T4 terlihat sangat menjanjikan sebagai tactical light berukuran compact yang dirancang untuk penggunaan serius.

Artikel Terkait